Jumat, 20 Januari 2017

Ingin tahu keadaan karyawan anda menjelang pensiun? Sertakan mereka dalam ARS Test dari ESQ MPP




Banyak perusahaan yang menyangka, karyawannya baik-baik saja, dan memiliki persiapan yang baik dalam menghadapi pensiun. Namun sayangnya, asumsi tersebut seringkali kurang tepat. Pada kenyataannya, melalui penelitian yang melibatkan seribu lebih calon pensiunan dari berbagai perusahaan, kami menemukan bahwa banyak sekali calon pensiunan yang berada pada tahap Kurang Siap untuk Pensiun.

Temuan ini seharusnya menyalakan lampu waspada di dalam pikiran para pimpinan HRD di perusahaan. Bahwa karyawan yang akan mereka lepas dalam program Pensiun, ternyata masih belum siap. Bahkan bisa jadi masih memiliki tingkat kecemasan yang tinggi.


Untuk keterangan lengkap mengenai ARS Test, kunjungi esqmpp.com, hubungi kami di 0856-9311-9026 (Gina, R&D ESQ MPP), atau email ke esqmpp@gmail.com

Kamis, 19 Januari 2017

Pensiun sebagai Fase Karir Tersulit



Prof. Dr. John W Newstrom dan Keith Davis, menyimpulkan bahwa Masa Pensiun dianggap sebagai yang tersulit dibanding fase lain dalam karir. Untuk itu, diperlukan persiapan untuk menghadapi kondisi baru setelah pensiun.

Newstrom adalah seorang ahli dalam Psikologi Perilaku Organisasi (Organizational Behavior). Ia mengajar di Labovitzh School of Bussiness and Economy. Ia banyak menulis buku, diantaranya buku berjudul Organizational Behavior : Human Behavior at Work.

Apa yang dikemukakan oleh Prof Newstrom, bisa menjadi masukan yang berharga bagi tiap orang yang sedang berada di perjalanan karirnya. Untuk kita, dan untuk siapa saja, agar bisa mempersiapkan diri untuk masa pensiun, semuda mungkin.

Pada masa pensiun, kita akan banyak memiliki waktu luang. Hanya saja, pendapatan akan jauh berkurang dibanding masa sebelumnya. Hal ini karena kita tidak lagi menerima gaji. Namun, bila kita sudah mempersiapkan diri dengan lebih baik, maka hasilnya pun akan bisa kita petik pada masa pensiun nanti, atau bahkan sebelumnya.

Cara untuk mempersiapkan diri menghadapi pensiun, bisa dengan berwirausaha rendah resiko, atau dengan investasi rendah resiko. Mengapa penting untuk mengambil pilihan dengan resiko yang rendah? Hal ini tentu saja karena kita masih belajar. Di saat-saat awal kita belajar berwirausaha atau berinvestasi, hindarkan diri dari mengambil resiko tinggi. Karena investasi atau wirausaha beresiko tinggi akan menyebabkan kita kehilangan dana kita, dalam jumlah yang banyak.

Mengapa persiapan pensiun penting untuk dilakukan sejak mula mungkin? Hal ini karena, diperlukan fase belajar untuk bisa menguasai keterampilan wirausaha, dan untuk memiliki keterampilan investasi. Bila kita mulai sejak sekarang, kita akan sudah mencapai taraf ahli, pada saatnya nanti kita sampai di usia pensiun, sehingga kita tidak perlu khawatir lagi dalam menghadapi fase karir tersulit itu nantinya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai masa persiapan pensiun yang bisa anda lakukan, kunjungi website kami di : esqmpp.com hubungi kami di : esqmpp@gmail.com atau via telepon ke 0856-9311-9026 (gina). 

Untuk langsung mengikuti Training Publik kami yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Januari 2017, amankan kursi anda saat ini juga. Hubungi kami sekarang ya..!

Rabu, 18 Januari 2017

Diskusi Wirausaha : Sukses dengan Minim Modal dan Rendah Resiko



Berbagai cara untuk memperoleh pemasukan keuangan baru setelah lepas pensiun pun mendapatkan porsi yang besar dalam training kami, namun tetap dengan memegang teguh prinsip ESQ (Emotional dan Spiritual Quotient).

Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan Leverage Mindset (disingkat LM), sebuah cara yang ditemukan ESQ dan dilatihkan ke dalam ruang training – ruang training kami.

Dalam sesi Leverage Mindset, kami menghadirkan para praktisi bisnis, dan para ahli dalam hal wirausaha dan keuangan. Melalui materi Leverage Mindset ini, mereka yang anti wirausaha-pun ditumbuhkan minatnya, bahwa wirausaha bisa berjalan dengan banyak jalan yang baik, yang sesuai dengan nilai-nilai (values) tiap peserta, dan rendah resiko.

Program Pengembangan Kewirausahaan atau Leverage Mindset (LM) ini dikembangkan oleh para ahli wirausaha yang terkemuka di Indonesia, yang telah memiliki peran sebagai pimpinan institusi keuangan nasional, atau dari para wirausahawan tingkat nasional yang telah memiliki minimal puluhan cabang usaha.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai masa persiapan pensiun yang bisa anda lakukan, kunjungi website kami di : esqmpp.com hubungi kami di : esqmpp@gmail.com atau via telepon ke 0856-9311-9026 (gina). 

Untuk langsung mengikuti Training Publik kami yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Januari 2017, amankan kursi anda saat ini juga. Hubungi kami sekarang ya..!


www.esqmpp.com

Selasa, 17 Januari 2017

Training ESQ MPP sesi Pengukuran Values





Pengukuran Values dilakukan untuk dapat mengetahui nilai yang dipilih oleh seseorang. Ada berbagai Values yang diukur, dan bagaimana penerapannya dalam beberapa area kehidupan. Banyak yang bisa didapatkan perusahaan dengan mengetahui Values dari para Karyawannya. 


Diantaranya adalah bisa mengetahui pendekatan psikologis apa yang bisa dilakukan untuk penerapan suatu program perubahan, dan bagaimana me-manage para karyawan tersebut sesuai dengan approach yang bisa dilakukan.


Pada pengelolaan pegawai menjelang masa pensiun, hasil dari pengukuran values ini menjadi suatu hal yang penting, karena perusahaan dapat mengetahui apa yang pegawainya prioritaskan dan apa yang dirasa penting oleh pegawainya menjelang masa pensiunnya. Perusahaan kemudian dapat membuat berbagai program dengan rancangan yang sesuai dengan values para pegawainya tersebut.


Dalam hubungannya dengan masa pensiun yang akan dihadapi oleh para pegawai tersebut, pengukuran values menjadi penting, karena di masa dewasa akhir, setiap orang memiliki kebutuhan untuk mengetahui hal-hal yang sifatnya prinsip, dan membutuhkan informasi yang dapat menjelaskan gambaran dirinya seperti apa.


Pembahasan mengenai hasil pengukuran values pun menjadi salah satu sesi yang dianggap penting oleh peserta. Karena bisa jadi, untuk pertama kalinya dalam hidup mereka, mereka baru mengetahui values apa yang ia sebenarnya dimiliki. Hasil pengukuran values ini, menjadi bahan masukan untuk peserta dalam hal pengembangan dirinya, dan pengembangan minatnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai masa persiapan pensiun yang bisa anda lakukan, kunjungi website kami di : esqmpp.com hubungi kami di : esqmpp@gmail.com atau via telepon ke 0856-9311-9026 (gina). 

Untuk langsung mengikuti Training Publik kami yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Januari 2017, amankan kursi anda saat ini juga. Hubungi kami sekarang ya..!

Senin, 16 Januari 2017

Kecemasan bisa menimbulkan apa saja?



Menurut Prof David Sue (2010), kecemasan adalah emosi dasar manusia yang menghasilkan reaksi tubuh yang mempersiapkan kita untuk menghadapi atau menghindari suatu masalah. Kecemasan adalah hal yang terjadi sebelum suatu kejadian atau situasi terjadi.


Prof David Sue adalah seorang Professor Emeritus dalam bidang Psikologi di Western Washington University. Disana ia menjabat sebagai direktur untuk Klinik Psikologi Konseling dan untuk Program Konseling Kesehatan Mental. Ia juga seorang associate untuk Pusat Penelitian Lintas Budaya di Western Washington University. David dan istrinya, Diane M. Sue, telah menulis bersama buku Dasar-dasar Konseling dan Psikoterapi : Praktek berbasis fakta untuk Lingkungan yang Beragam. Juga buku-buku lain seperti Memahami Psikologi Abnormal (diterbitkan 10 kali), dan Esensi Psikologi Abnormal.


Sejumlah ahli lain di berbagai belahan dunia, juga memaparkan teori mereka tentang kecemasan pada masa pensiun, contohnya melalui penelitian di  Amerika, Kanada, Nigeria, dan Indonesia.  Kecemasan ini bisa timbul karena banyak perusahaan tidak atau belum optimal dalam mempersiapkan karyawannya yang akan pensiun dalam satu sampai lima tahun ke depannya.


Kecemasan ringan, memang bisa membuat kita lebih hati-hati. Kecemasan ringan, juga membuat kita lebih teliti. Kecemasan ringan juga membuat kita lebih waspada, terhadap keadaan di sekeliling kita.


Namun apabila tidak ditangani, kecemasan ringan bisa berkembang menjadi kecemasan sedang, yang menimbulkan sejumlah gejala yang mengganggu pada pekerjaan kita sehari-hari. Bahkan, kecemasan bisa menimbulkan hilang konsentrasi.


Pada tahap yang lebih buruk, kecemasan sedang dapat menimbulkan sejumlah gejala fisik. Bahkan bisa memicu sejumlah gangguan dalam keseharian, seperti sakit kepala, sering berkeringat, dan lain sebagainya.


Apabila kecemasan sedang berkembang menjadi kecemasan berat, bisa memicu berbagai reaksi tubuh dan menimbulkan sejumlah gangguan yang dirasa sebagai penyakit fisik oleh seseorang. Padahal, pemicu sakitnya saat diteliti kemudian tidak terdeteksi. Kondisi ini dinamakan Psikosomatis, dimana fisik kita menjadi sakit akibat kecemasan.


Mengingat efeknya yang bisa menyebar ke berbagai hal, penting untuk kita memiliki bekal untuk memupus kecemasan yang dirasakan. Terutama bila kecemasan terjadi pada usia menjelang pensiun atau setelah pensiun. Karena, bisa memicu berbagai gejala penyakit, dan menurunkan tingkat produktivitas seseorang. Secara umum, kondisi seseorang yang sering sakit bisa menurunkan performa kerjanya, bahkan menurunkan performa kerja tim atau bagian di tempatnya bekerja.


Bagaimana cara menangani kecemasan ini? 

Pertama, kita harus mengukur terlebih dahulu, sejauh mana kecemasan tersebut telah berkembang, dan telah berada dalam tahapan apa. Setelah seorang individu mengetahuinya dengan menyadari gejala-gejala kecemasan yang muncul, maka tahapan selanjutnya adalah mencari akar kecemasan tersebut, dan memupusnya. Penyebab kecemasan haruslah diatasi. Apakah itu bersama dengan pasangan, atau bisa juga dengan mencari bantuan.


Salah satu bantuan yang ditawarkan oleh ESQ adalah menghadapi kecemasan dengan cara mengembangkan kecerdasan Emosional dan kecerdasan Spiritual, agar bisa menghadapi masalah apapun. Bahkan, bekal kecerdasan Emosional dan Spiritual ini, bisa membantu anda dalam menghadapi kecemasan lain yang mungkin terjadi, sebelum terjadinya.
Kecerdasan Emosional dan Spiritual ini akan menjadi semacam tameng penguat. Yang berfungsi untuk mengendalikan emosi kita, sehingga tidak terbawa larut dalam suatu masalah.


Seperti yang dikemukakan oleh DR (HC) Ary Ginanjar Agustian, pendiri ESQ, bahwa bila suatu masalah dijiwai, maka ia akan membesar, dan semua hal akan terlihat sebagai masalah. Sementara bila kita sudah bisa mengoperasikan kecerdasan kita diatas masalah, maka masalah apapun yang timbul, akan bisa kita hadapi.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai masa persiapan pensiun yang bisa anda lakukan, kunjungi website kami di : esqmpp.com hubungi kami di : esqmpp@gmail.com atau via telepon ke 0856-9311-9026 (gina). 


Untuk langsung mengikuti Training Publik kami yang akan dilaksanakan pada tanggal 21-23 Januari 2017, amankan kursi anda saat ini juga. Hubungi kami sekarang ya..!

Kamis, 12 Januari 2017

Dubes Arab Saudi dan Ary Ginanjar Saling Mendukung



Duta besar Arab Saudi untuk Indonesia H.E. Mr. Osamh Muhammed A. Alshuibi bersilaturrahim ke ESQ di Menara 165, Kamis (12/01). Kedatangan wakil pemerintah Arab Saudi di Indonesia tersebut disambut langsung oleh founder ESQ Ary Ginanjar Agustian di ruang kerjanya. Keduanya berbincang mengenai hal-hal yang berhubungan dengan kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala lewat nama-nama Allah dalam Asmaul Husna.


Ary menyampaikan bahwa bahkan dengan mengamalkan Asmaul Husna, pasukan khusus kepolisian Republik Indonesia yang pada saat terjadi demo besar-besaran dalam Aksi Bela Islam baru-baru ini, mampu menyatu dengan para jamaah demo Bela Islam. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.


Dia juga menyampaikan bahwa Menara 165 memiliki Masjid Tertinggi dengan bertuliskan lafadz Allah pada kubah yang terletak di puncak gedung tersebut. “As Moslems in Indonesia, we are now have a highest Mosque which located on the top floor of this building Menara 165,” ujar Ary yang disambut bangga oleh Duta Besar Arab Saudi.


Pada kesempatan itu dubes Arab Saudi menyatakan kebahagiaannya bertemu dengan Ary Ginanjar Agustian. Dia mengatakan bahwa sudah menyukainya bahkan sebelum bertemu dengan Ary sore ini. “I like him before I see him. He care a lot of Islam dan Asma Allah. Anda we have something in common to work together. And the Saudian and Indonesian relationship is very good. The Saudian like to come to Indonesia especially for the tourism,” terangnya kepada ESQ-News.com & ESQ Life Magazine.


Saat dia mengetahui bahwa salah satu anak perusahaan ESQ Group yaitu ESQ Tours & Travel yang baru saja meraih predikat World Best Hajj & Umrah Operator di WHTA 2016, dia mengatakan bahwa hal tersebut tentu sangat membanggakan. Duta besar Arab Saudi juga mengatakan dalam bahasa Inggris bahwa mereka akan mendukung ESQ Tours & Travel selama mereka mengikuti aturan dan jujur kepada para jamaahnya.


Silaturrahim sore tersebut diakhiri dengan pemberian cendera mata antara Kedutaan Besar Arab saudi untuk Indonesia dengan ESQ yang disampaikan oleh keduanya.

Selasa, 10 Januari 2017

Modal Terpenting untuk Persiapan Pensiun

Untuk mengetahui informasi yang lengkap dari Konsultan Pensiun, mungkin membutuhkan banyak waktu dan dana yang harus diberikan dengan tidak cuma-cuma. Untuk itu, Kami sebagai Konsultan Pensiun terbesar se-Indonesia, memberikan berbagai informasi gratis kepada para calon purnabhakti dari berbagai Instansi dan Perusahaan di Indonesia. Salah satunya melalui artikel berikut ini : 




Apa Modal Terpenting untuk Persiapan Pensiun?


Banyak orang tidak melakukan Persiapan Pensiun. Padahal, kita harus menyadari bahwa kita tidak bisa selamanya bekerja untuk mencari nafkah. Akan tiba saat-saat dimana kita akan mudah lelah, mudah sakit, dan fisik kita sudah berkurang fitalitasnya, sehingga aktivitas dan mobilitas kita menjadi terbatas. Karena itu, Persiapan Pensiun HARUS dilakukan. Dan yang lebih utama lagi, lebih bagus lagi adalah : melakukan Persiapan Pensiun sejak muda, sejak usia kita masih berjarak 20 tahun dari Masa Pensiun yang akan tiba.

Apa Modal Terpenting yang harus kita ambil untuk Persiapan Pensiun kita? Yang terpenting untuk Persiapan Pensiun adalah diri kita. Banyak dari kita, membangun Persiapan Pensiun dengan menyiapkan harta; menabung saham, menabung emas, membeli sejumlah properti, dan lain sebagainya. Tapi melupakan esensi yang terpenting dari Persiapan Pensiun, yaitu...


Ingin tahu selengkapnya? Klik link ini ya : esqmpp.com


Untuk informasi dari ESQ MPP sebagai Konsultan Pensiun terbesar seIndonesia, 

hubungi kami via email ; esqmpp@gmail.com 
atau telepon kami di 021 - 2940- 6969 ext. 174 
atau no. HP : 0856 - 9311 - 9026 (Gina Al ilmi)